KYIV — Serangan udara Rusia terhadap ibu kota Ukraina, Kyiv, dan wilayah sekitarnya pada Selasa, 1 September 2026, menewaskan sedikitnya 12 orang dan melukai sejumlah lainnya.

Reuters melaporkan delapan orang tewas di Kyiv dan empat lainnya meninggal di wilayah sekitar ibu kota. Associated Press secara terpisah juga melaporkan sedikitnya 12 korban meninggal dalam serangan yang berlangsung selama lebih dari 12 jam.

Pemerintah Kota Kyiv memberikan konfirmasi resmi mengenai korban di dalam ibu kota. Berdasarkan data Departemen Kesehatan Kota Kyiv pada pagi 1 September, delapan orang dilaporkan meninggal dan lima lainnya terluka, termasuk dua anak.

Sejumlah Wilayah Kyiv Terdampak

Menurut Pemerintah Kota Kyiv, korban dan kerusakan dilaporkan terjadi di beberapa distrik.

Di Darnytskyi, tujuh orang dilaporkan meninggal setelah serangan mengenai objek nonperumahan dan menyebabkan kebakaran. Satu korban lainnya dilaporkan meninggal di Holosiivskyi.

Sementara itu, di Solomianskyi, sebuah drone dilaporkan jatuh mengenai rumah tinggal dan menyebabkan korban luka.

Informasi mengenai korban masih dapat berubah seiring proses penyelamatan dan pendataan yang dilakukan otoritas setempat.

Serangan Bertepatan dengan Hari Pertama Sekolah

Serangan berlangsung ketika jutaan pelajar Ukraina memulai tahun ajaran baru.

Associated Press melaporkan kegiatan hari pertama sekolah di Kyiv turut terdampak peringatan serangan udara.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dalam pernyataannya pada hari yang sama juga menyebut adanya serangan rudal balistik terhadap Kyiv dan serangan drone terhadap sejumlah kota lain.

Warta menempatkan keterangan mengenai jenis serangan dan sasaran yang disampaikan pemerintah Ukraina sebagai pernyataan pihak Ukraina, bukan hasil verifikasi independen.

Rusia Sebut Sasaran Berkaitan dengan Militer

Pemerintah Rusia menyatakan serangan tersebut diarahkan terhadap fasilitas yang berkaitan dengan produksi dan penyimpanan persenjataan serta infrastruktur militer.

Di sisi lain, otoritas Ukraina melaporkan kerusakan pada infrastruktur sipil dan bangunan tempat tinggal.

Karena kedua negara merupakan pihak yang terlibat langsung dalam konflik, Warta tidak menjadikan klaim salah satu pihak mengenai sasaran dan keberhasilan operasi sebagai fakta independen tanpa bukti tambahan.

Jumlah Korban Masih Dapat Berubah

Data yang tersedia hingga laporan awal menunjukkan sedikitnya 12 orang meninggal di Kyiv dan wilayah sekitarnya.

Angka tersebut dilaporkan secara konsisten oleh Reuters dan Associated Press, sementara Pemerintah Kota Kyiv secara resmi mengonfirmasi delapan korban meninggal di dalam wilayah ibu kota.

Jumlah korban masih dapat berubah karena proses pencarian, penyelamatan, dan pendataan terus dilakukan.

Status Verifikasi Warta: TERKONFIRMASI

Terjadinya serangan dan sedikitnya 12 korban meninggal didukung laporan dari dua kantor berita internasional serta sumber resmi pemerintah lokal.

Warta tetap membedakan fakta yang telah dikonfirmasi dengan klaim pihak Rusia maupun Ukraina mengenai sasaran, keberhasilan serangan, jumlah persenjataan, dan tujuan operasi.