JAKARTA — Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat integritas dan kualitas penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri.
Evaluasi tersebut dibahas dalam pertemuan yang berlangsung Sabtu, 29 Agustus 2026, dan melibatkan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Tim Penanggung Jawab SNPMB 2026, serta pimpinan perguruan tinggi negeri.
Kemdiktisaintek menyatakan pelaksanaan SNPMB 2026 secara umum berjalan baik. Namun, kementerian tetap mengidentifikasi sejumlah aspek yang perlu diperbaiki untuk pelaksanaan seleksi mahasiswa baru berikutnya.
Salah satu perhatian adalah penguatan sistem seleksi agar semakin andal dan aman. Kementerian juga mendorong agar informasi mengenai penerimaan mahasiswa baru semakin mudah diakses oleh masyarakat.
Evaluasi tidak hanya menyangkut jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), tetapi juga pelaksanaan seleksi mandiri oleh perguruan tinggi negeri.
Pada jalur mandiri, Kemdiktisaintek menekankan pentingnya keterbukaan informasi kepada masyarakat. Perguruan tinggi didorong memberikan informasi yang jelas mengenai mekanisme seleksi, daya tampung, serta komponen biaya yang harus diketahui calon mahasiswa.
Transparansi tersebut penting karena seleksi mandiri dikelola masing-masing perguruan tinggi sehingga calon mahasiswa membutuhkan informasi yang dapat diakses dan dipahami sebelum mengikuti proses seleksi.
Kemdiktisaintek juga menekankan pentingnya menjaga integritas seluruh proses penerimaan mahasiswa baru. Sistem seleksi diharapkan tidak hanya mampu menjaring calon mahasiswa berdasarkan mekanisme yang telah ditetapkan, tetapi juga memberikan proses yang adil, transparan, dan akuntabel.
Menurut Kemdiktisaintek, sekitar 871 ribu peserta mengikuti rangkaian SNPMB 2026. Besarnya jumlah peserta membuat aspek keandalan sistem, keamanan, keterbukaan informasi, dan penanganan kendala menjadi bagian penting dalam evaluasi.
Hasil evaluasi tersebut akan digunakan sebagai bahan penyempurnaan pelaksanaan seleksi mahasiswa baru berikutnya.
Namun, Warta mencatat bahwa evaluasi SNPMB 2026 tidak dapat diartikan sebagai pengumuman perubahan resmi sistem SNBT 2027. Hingga artikel ini disusun pada 30 Agustus 2026, sumber resmi yang diperiksa belum mengumumkan perubahan format ujian, materi tes, kuota penerimaan, ataupun penghapusan jalur mandiri untuk tahun 2027.
Karena itu, informasi di media sosial yang menghubungkan evaluasi ini dengan perubahan tertentu pada SNBT 2027 perlu menunggu keputusan dan pengumuman resmi Kemdiktisaintek atau panitia SNPMB.
Bagi calon mahasiswa dan sekolah, informasi mengenai penerimaan mahasiswa baru tahun berikutnya sebaiknya tetap merujuk pada kanal resmi SNPMB dan Kemdiktisaintek.
Status Verifikasi Warta: TERKONFIRMASI
Pelaksanaan evaluasi dan pokok pembahasannya dikonfirmasi melalui publikasi resmi Kemdiktisaintek pada 30 Agustus 2026. Informasi mengenai evaluasi juga diberitakan secara terpisah oleh TVRI News. Warta tidak memperluas hasil evaluasi menjadi klaim mengenai perubahan SNBT 2027 yang belum diumumkan secara resmi.